Krim Bayi

Inilah Jenis Gangguan Kulit Pada Bayi yang Bisa Dicegah dengan Krim Bayi

Krim bayi merupakan salah satu dari rangkaian produk kosmetik bayi yang dibutuhkan si kecil. Apabila orang dewasa membutuhkan lotion untuk melembabkan kulit, maka bayi pun menggunakan krim bayi untuk merawat kelembaban kulit. Terlebih di cuaca yang tidak menentu ini kulit bayi lebih rentan kering.

Krim Bayi

Kondisi ini bisa menjadi lebih parah karena bayi yang baru lahir masih sangat sensitif sehingga mudah terkena iritasi. Oleh karena itu pastikan Anda sudah menyiapkan rangkaian produk kosmetik bayi untuk menjaga kesehatan kulit bayi. Mulai dari sabun, bedak hingga krim bayi.

Agar Anda bisa mengantisipasi setiap gangguan kulit yang mungkin dialami si kecil, berikut akan kami informasikan beberapa jenis gangguan kulit yang sering dialami bayi.

Ruam pipi

Ruam pipi pada bayi disebabkan karena adanya riwayat alergi yang dimiliki orang tua sehingga menurun kepada anak. Hal ini bisa saja terjadi apabila Anda mengonsumsi makanan pemicu alergi kemudian memberi ASI pada bayi. Jadi ruam pipi ini tidak disebabkan cipratan ASI seperti halnya yang selama ini beredar di masyarakat.

Anda hanya perlu menghindari makanan-makanan pencetus alergi tersebut agar si kecil tidak beresiko mengalami ruam pipi. Saat ruam pipi seperti ini Anda bisa mengoleskan krim bayi dan jangan memandikan bayi menggunakan air hangat. Air hangat hanya akan membuat kulit bayi semakin kering.

Ruam popok

Selain ruam pipi, gangguan kulit yang sering dialami bayi adalah ruam popok. Ruam popok disebabkan pemakaian popok yang terlalu kecil atau ketat sehingga membuat kulit tidak bisa bernapas dengan leluasa. Penyebab lainnya adalah adanya bahan popok tertentu, produk perawatan kulit yang dipakai hingga deterjen pakaian yang digunakan untuk mencuci pakaian bayi.

Ruam popok ditandai dengan kulit pantat bayi yang kemerah-merahan. Untuk mencegah ruam popok, Anda disarankan untuk memakaikan popok sesuai tahapan usianya. Selain itu, Anda juga perlu memastikan bahwa bahan popok tersebut berkualitas dan aman serta rajin mengganti popok yang sudah basah atau penuh.

Biang keringat

Cuaca panas sangat tidak bersahabat dengan kulit bayi. Bayi yang mengalami gangguan kulit jenis ini biasanya akan mudah rewel akibat rasa tidak nyaman yang disebabkan biang keringat tersebut.

Untuk mencegah biang keringat terulang lagi, Anda bisa mulai rutin mengganti pakaian bayi setiap kali bayi berkeringat. Jangan lupa untuk mengelap tubuh si kecil usai melepas pakaiannya. Lap dengan handuk sembari menepuk-nepuk lembut. Namun jangan langsung dipakaikan pakaian sebelum tubuh si kecil benar-benar kering.

Kulit kering

Kulit kering bisa saja dialami si kecil karena biasanya bayi dimandikan dengan air hangat. Sedangkan air hangat inilah yang menjadi salah satu pemicu kulit kering. Oleh karena itu pastikan bahwa air hangat yang digunakan untuk memandikan si kecil tidak terlalu panas sehingga kulit bayi tetap sehat.

Selain itu, kulit kering juga disebabkan suhu ruangan yang terlalu dingin. Segera atasi kulit kering ini dengan memberikan krim bayi. Apabila kondisi ini tidak kunjung reda, Anda bisa memeriksakan bayi pada ahli medis.

Demikianlah beberapa jenis gangguan kulit yang sering dialami bayi. Lakukan upaya pencegahan dengan menghindari hal-hal yang bisa menjadi penyebab munculnya gangguan kulit tersebut dan rawatlah kulit si kecil dengan krim bayi. Dengan begitu bayi akan tetap sehat dan ceria serta menggemaskan.

Semoga informasi di atas bermanfaat ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *